Spot Wisata Dan Festival Musim Dingin Di Korea Selatan

SPOT WISATA DAN FESTIVAL MUSIM DINGIN DI KOREA SELATAN

Annyeong Hassseyoo, again…!
Kali ini saya akan memberikan review seputar liburan musim dingin ala Korea Selatan. Jika berlibur artinya merasakan pengalaman baru dan unik, maka anda harus mencoba sensasi liburan musim dingin di Korea Selatan. Selain beragam pilihan spot wisata terbaik, Korsel memiliki beragam festival yang hanya dapat disaksikan saat musim dingin. Musim dingin mendatang adalah momen yang sempurna untuk berlibur ke Korea Selatan, sebab akan ada perhelatan akbar yakni ‘Olimpiade Musim Dingin’ yang diadakan pada Januari 2018. Sebelum anda mengajukan cuti dan memesan tiket, simak dulu review-nya disini…!

1. PYEONGCHANG TROUT FESTIVAL (ICE FISHING FESTIVAL)

Pyeongchang Trout Festival

Memancing ikan? Itu biasa…
Memancing ikan di es?! Baru luar biasa. Festival tahunan yang diadakan selama musim dingin mulai Bulan Desember hingga Februari ini berlokasi di Kota Jinbu-myeon, Distrik Pyeongchang-gun. Sesuai namanya, daya tarik utama dari festival ini adalah dimana pengunjung bisa memancing ikan trout melalui lubang-lubang kecil di es baik outdoor maupun indoor yakni di dalam tenda-tenda kecil yang disediakan (menggunakan alat pancing modern maupun konvensional). Pengunjung juga ditantang untuk memancing ikan trout dengan tangan hampa, seluncur salju, bersepeda di es, snow rafting, mengendarai snow 4-wheel ATV, dan lain-lain.
Namun, ada yang menarik pada event tahunan kali ini, Pyeongchang akan menjadi tuan rumah pada Festival Cherry Salmon Pyeongchang ke-7 yang akan dihelat pada Desember mendatang di Sungai Odae. ‘Cherry Salmon’ atau Salmon Masu adalah jenis ikan salmon yang habitatnya di Samudera Pasifik Barat sepanjang Asia Timur dan biasa berenang secara berkelompok.
Jika beruntung, anda bisa memiliki salmon masu hasil tangkapan dan membawanya ke restoran agar dikukus, ataupun sekedar dibumbui dan dimakan mentah dengan membayar sekitar 3,000KRW. Oya, harga tiket yang harus dibayar yaitu sekitar 13,000KRW, dan 25,000KRW apabila anda ingin menyewa tenda. Let’s go fishing!!

2. HANTANGANG ICE TREKKING FESTIVAL

Hantangang Ice Trekking Festival

Trekking diatas es? Ya, pengalaman menantang akan anda dapatkan saat mencoba ice trekking di Sungai Hantangang, Jeongyeon-ri, Cheorwon. Berjalan kaki di jalur trekking sepanjang 6km anda tidak perlu kuatir lapisan es-nya akan retak sebab ketebalannya mencapai 20cm. Selain itu, sembari berjalan kaki anda akan disuguhi panorama yang luar biasa menakjubkan seperti sungai dan mata air beku. Oya, jangan lupa untuk memakai sepatu yang nyaman ya, agar tidak tergelincir…

3. HWACHEON SANCHEONEO ICE FESTIVAL

Hwacheon Sancheoneo Festival

Satu lagi aktivitas memancing ikan yang tidak boleh anda lewatkan, kali ini bertempat di Sungai Hwacheon, Hwagheon-gun, Gangwon-do. Disini pengunjung yang datang akan membuat lubang-lubang diatas air sungai yang membeku, ikan yang mereka incar bernama Sancheoneo, yakni jenis ikan yang hanya hidup di perairan tawar dengan kualitas air yang sangat baik.

Turis diperbolehkan memburu ikan dengan alat pancing maupun dengan tangan kosong. Bagi anda yang tidak tahan berlama-lama di udara dingin, bisa menikmati pertunjukan budaya dan bazaar makanan tradisional. Satu lagi yang tidak boleh anda lewatkan adalah menikmati ikaan trout panggang khas Hwacheon.
Festival ini juga menawarkan berbagai aktivitas yang tidak kalah menarik seperti ice skatting, seluncur salju, dan berkendaraan diatas es.

4. BUSAN CHRISTMAS TREE FESTIVAL

Busan Christmas Tree Festival

Merupakan festival tahunan musim dingin yang diadakan mulai Bulan November hingga Maret- berlokasi di Gwangbok-ro, Distrik Jung-gu, Busan. Disana anda bisa menikmati keindahan light arts berupa pohon natal raksasa yang dihiasi ribuan lampu kecil warna-warni sembari menyantap beraneka ragam jajanan di kedai-kedai yang tersebar di sepanjang jalan dan menyaksikan live music performance yang menyenangkan.

5. NAMI ISLAND

Nami Island in Winter

Masih terngiang-ngiang dengan romansa ‘Winter Sonata’ yang mengharukan? Ingin merasakan sensasi yang sama layaknya Bae Yong-jun dan Choi Ji-woo, datanglah saat musim dingin. Nami Island atau biasa dikenal dengan Naminara atau Namiseom terletak ditengah danau Cheongpyeong, Chuncheon-si Provinsi Gangwon-do yang jarak tempuhnya sekitar 63km dari Kota Seoul.
Banyak alternatif transportasi untuk menuju ke Nami Island, saya sarankan anda menggunakan direct shuttle bus yang berangkat dari 3 tempat yakni Insa-dong didepan gerbang barat Tapgol Park). Kedua, dari Namdaemun, keduanya berangkat setiap pagi pukul 9.30. Sementara bus dari Myeong-dong berangkat setiap pukul 9.45 pagi. Anda bisa membeli tiket sekali jalan atau roundtrip, dan untuk lebih simple anda bisa membeli paket tiket roundtrip + tiket kapal ferry + tiket masuk ke Naminara Republic, yakni sekitar 23,000 KRW. Oya, hal unik lain dari Nami Island selain banyaknya situs ‘peninggalan’ shooting Winter Sonata adalah bahwa pengunjung dibuat seolah2 sedang berada di sebuah negara didalam negara. Ya, Pemerintah Korsel secara brillian menyulap Nami Island seperti sebuah negara tersendiri yakni Naminara Republic. Anda akan diberi paspor khusus untuk memasuki wilayah Naminara dan akan melewati bagian imigrasi, selain itu mereka memiliki juga mata uang, perangko dan kartu telpon khas Naminara. Lucu ya!

Menjelajahi Nami Island saat salju turun merupakan impian banyak turis- anda akan merasakan nuansa khas ‘Winter Sonata’ yang romantis, berfoto disela-sela pepohonan telanjang yang eksotis, atau membuat boneka salju.

Hal lain yang cocok dilakukan saat cuaca dingin adalah menikmati makanan hangat. Ada banyak kedai yang menyediakan makanan hangat nan lezat disini. Kamu bisa mencoba kue bundar berisi kacang merah yang disajikan selagi masih hangat. Atau jika anda ingin makan berat, bisa mencoba lunch box- ada sebuah kedai kecil yang menyediakan lunch box berisi nasi berbumbu disertai lauknya. Uniknya, anda harus mengguncangkan kotak makan tersebut untuk mencampur nasi dengan bumbunya sebelum disantap. Hm, nikmatnya…
Naminara juga menyediakan banyak gazebo sebagai tempat bersantai para pengunjung sembari menyantap bekal yang dibawa atau sekedar bercengkerama menikmati pemandangan. Selain itu, Nami Island juga menyediakan mushala yang memadai bagi wisatawan muslim.

6. SNOW BUSTER DI EVERLAND

Snow Buster in Everland

Saat musim dingin tiba masyarakat Korea Selatan memiliki aktivitas outdoor yang paling ditunggu-tunggu sepanjang tahun, yakni meluncur di atas es. Dan salah satu tempat meluncur yang menjadi favorit para turis adalah Snow Buster di Everland yang berlokasi di Yeongin-si, Gyeonggi-do.
Everland menyediakan 3 pilihan sledding slopes yakni : Jungfrau, Eiger, dan Monch Kid’s Sledge. Anda bisa mencoba Jungfrau dan Eiger untuk merasakan sensasi pengalaman yang berbeda saat meluncur didalam tube. Untuk menuju ke atas bukit, pengelola menyediakan lift sehingga anda tidak perlu capai mendaki. Sementara itu, bagi pengunjung yang ‘alergi’ terhadap hawa dingin, anda bisa memilih untuk bersantai dan menghangatkan badan di lounge yang telah disediakan.

7. LOTTE WORLD INDOOR ICE SKATTING RING

Lotte World Indoor Ice Skatting Ring

Ingin merasakan sensasi meluncur diatas es indoor saat malam hari, datanglah ke Lotte World di Olympic-ro, Songpa-gu. Lotte World menyediakan hamparan lapangan es super luas yang terletak di dalam ruangan. Saat siang hari anda akan berseluncur sembari menikmati cahaya matahari yang menembus langit-langit kaca diatasnya. Sementara saat malam hari, para pengunjung akan meluncur ditemani pemandangan bintang-bintang yang berkilauan. Lapar setelah berseluncur? Jangan kuatir, lapangan es tersebut dikelilingi berbagai macam kedai makanan dan minuman yang siap memanjakan lidah.

8. SEOULLAND SLEDDING HILLS

Seoulland Sledding Hills

Selain Everland, Samchulli Hills juga menyediakan tempat berseluncur es dengan panorama yang menawan. Terletak di Gwacheon, Gyeonggi-do, Seoulland menawarkan tidak hanya pengalaman berseluncur es dari ketinggian namun juga aktivitas menarik lainnya seperti membuat boneka salju dan perang lempar bola salju khas anak-anak.
Dengan konsep ‘family ultimate’, para orang tua juga diperbolehkan menemani anak-anak mereka saat berseluncur di arena khusus anak. Menyenangkan, bukan!

9. GARDEN OF MORNING CALM

Lighting Fesival at The Garden of Morning Calm

The Garden of Morning Calm atau (Achim Goyo Sumokwon), alias Sumokwon diciptakan oleh Profesor Sang-kyung Han, dan dibuka pertama kali pada Bulan Mei 1996 sebagai private garden. Nama ‘Garden of Morning Calm’ sendiri terinspirasi dari pujangga India, Rabindranath Tagore- yang menyebut Korea sebagai ‘The Land of Morning Calm’.
Garden of Morning Calm merupakan taman buatan seluas 30.000 m2 yang terletak di Sang-myeon, Gapyeong-gun, Provinsi Gyeonggi-do. Untuk menuju taman cantik ini, pengunjung bisa memilih dua alternatif alat transportasi yakni :
1. Subway
Dari Seoul anda bisa mengambil subway jurusan Cheongpyeong Station jalur Gyeonchun. Dari Stasiun Cheongpyeong, anda berjalan kaki sekitar 10 menit menuju Terminal Cheongpyeong dan menumpang bus 31-7 menuju Sumokwon atau bisa juga menggunakan Gapjeong City Tour Bus.
2. Bus
Dari Terminal Dong Seoul ambil bus jurusan Terminal Cheongpyeong atau menumpang bus no. 1330 dari Cheongnyangni Transfer Center (terletak didepan Lotte Department Store), jarak tempuhnya sekitar 1 jam 45 menit. Dari Terminal Chengpyeong anda bisa menumpang bus 37-1 atau Gapjeong City Tour Bus menuju Sumokwon.
Saat musim dingin, Sumokwon menyimpan daya tarik wisata yang menawan yakni adanya ‘Lighting Festival’ terbesar se- Korea Selatan, dimana selama musim dingin seluruh pohon dan tanaman didalam taman buatan tersebut akan dipasangi sebanyak 30.000 buah lampu warna warni. Taman-taman utamanya yakni Hakyung Garden, Hometown House Garden, Bonsai garden, Moonlight Garden, Sky Path dan Garden of Eden diselimuti dengan cahaya lampu yang akan dinyalakan pada pukul 18.00 setiap harinya.

10. PETITE FRANCE

Petite France

Petite France atau ‘Perancis Kecil’ merupakan miniatur Perancis yang terletak di Gapyeong-gun, Gyeonggi-do. Objek wisata ini berada dalam jalur Gapjeong City Tour bus (jalur yang sama menuju Nami Island dan Garden of Morning Calm) sehingga saya sarankan anda mengunjungi ketiganya dalam satu hari, jangan lupa untuk menyimpan tiket bus nya supaya anda tidak perlu membeli tiket lagi.
Nama Petite France diambil dari judul buku karangan Antoine de Saint-Exupery yang berjudul “Le Petit Prince” yang tersohor. Desa ini terdiri dari 16 bangunan ber-arsitektur Perancis dimana pengunjung bisa singgah dan menikmati masakan Perancis serta mengenal budaya dan cara hidup orang Perancis.
Memiliki 34 guesthouse yang menampung sekitar 4 hingga 10 orang per ruangannya, desa ini dilengkapi dengan memorial hall yang dipersembahkan kepada Saint-Exupery serta galeri yang memamerkan patung dan lukisan ayam jantan Gallia- symbol Negara Perancis. Ada pula Orgel House- dimana terdapat sebuah kotak musik berusia 200 tahun mengalunkan suaranya yang merdu, gedung pameran barang antik dimana anda bisa membeli berbagai macam porselen dan boneka khas Eropa, observatorium, panggung terbuka, bistro, cafetaria, dan lain-lain.
Menikmati Petite France saat musim dingin membuat anda merasa seperti ‘terlempar’ seketika ke Eropa, sebuah perpaduan yang sempurna antara setting tempat dengan salju yang menyelimutinya. Efek yang ditimbulkan oleh salju pun menjadi sangat dramatis ketika diabadikan dalam foto.
Berikut ini saya akan memberikan beberapa saran aktivitas yang dapat anda lakukan disana:
1. Menyaksikan Marionette Dance Performance yakni Pertunjukan Tarian Khas Republik Czech.
2. Menonton pertunjukan boneka tradisional ala Perancis dan Republik Czech.
3. Membuat plaster art dalam berbagai bentuk antara lain Menara Eiffel dan Pangeran Kecil, yang kemudian diwarnai sendiri oleh pengunjung.
Selain beberapa aktivitas menarik diatas, anda akan sangat disibukkan untuk berfoto ria saking banyaknya spot-spot foto cantik disana. Merci beaucoup!

11. JJIMJILBANG

Jjimjilbang in Seoul

Selain beberapa spot wisata musim dingin diatas, ada satu aktivitas yang cocok dilakukan saat musim dingin- yakni, mandi air panas. Diambil dari kata Jjimjil yang artinya menghangatkan. Jjimjilbang merupakan sebuah tempat pemandian air panas umum yang memiliki berbagai fasilitas seperti kolam air panas, sauna, tempat pijat, spa, dan restoran.
Seperti halnya onsen di Jepang, semua pengunjung diharuskan melepaskan baju dan apapun yang melekat di badan (full naked). Wow! Tapi tenang…area pria dan wanita terpisah kok. Didalam area pemandian, terlebih dahulu pengunjung harus mandi (sabun dan sampo disediakan), setelah itu baru boleh masuk kedalam kolam. Disana terdapat 8 kolam dengan suhu beragam yakni antara 20 hingga 45C.
Higienitas sangat diutamakan di area ini, bertelanjang dan diharuskan mandi terlebih dahulu dimaksudkan agar tubuh kita benar-benar bersih tanpa membawa kuman penyakit dari luar. Oya, manfaat mandi air panas antara lain adalah untuk melancarkan peredaran darah, menyehatkan jantung, relaksasi, dan lain-lain. Tertarik mencoba pengalaman unik ini?

12. WINTER STREET FOOD AND CAFE

a. Healing Cafe

Healing Cafe

Jika ada aktivitas yang paling menyenangkan saat musim dingin maka itu adalah duduk santai sambil menyesap secangkir teh hangat. Ya, anda bisa berkunjung ke “Healing and Tea” yang terletak di Pohang. Disini anda akan mendapatkan layanan berupa merendam kaki didalam air hangat yang mengandung ion positif dan negatif- sembari minum secangkir the hangat yang menenangkan…

b. Hotteok

Yummy Hotteok

Jajanan ini menjadi salah satu primadona street food di Korea saat musim dingin. Anda akan menjumpai gerobak-gerobak yang menjual hotteok di sepanjang pusat keramaian. Hotteok adalah kue sejenis pancake yang berisi pasta kacang, gula merah, madu, dan kayu manis yang digoreng didalam minyak panas.

c. Bungeoppang

Sweety Cutie Bungeoppang

Hampir sama dengan Hotteok, Bungeoppang juga menjadi jajanan favorit orang Korea- berupa sejenis roti yang rasanya dominan manis legit karena berisi kacang merah. Yang unik dari penganan ini adalah bentuknya yang mirip ikan. Bagi anda yang penasaran ingin membuatnya, anda bisa membeli cetakan bungeoppang yang mirip cetakan waffle di toko-toko lokal di Korea.

d. Hoppang (JJinbang)
Kita tentunya familiar dengan jajanan yang satu ini, di Indonesia kita mengenalnya dengan ‘Bakpao’. Ya, penampilan Hoppang memang mirip sekali dengan Bakpao hanya dengan isian yang lebih variatif mulai dari keju, daging, kacang merah, sayuran, ubi, hingga labu.

 

 

 

 

 

 

e. Gunbam
Gunbam adalah kacang chestnut yang dipanggang hingga kematangan tertentu, biasanya memakan waktu yang cukup lama hingga chestnut mencapai tekstur dan rasa yang sempurna untuk dinikmati. Biasanya dijual dengan kantong-kantong kertas seharga 2,000 hingga 3,000 KRW.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

f. Kkochi Eomuk
Penganan dengan nama yang unik ini adalah kue ikan yang ditusuk seperti sate kemudian direbus dalam kuah kaldu panas yang diberi lobak dan kelp- semacam rumput laut dengan ukuran yang lebih lebar. Kkochi Eomuk biasanya dijual pada stand yang sama dengan Tteokbokki.

 

 

 

 

 

 

 

 

g. Tteokbokki
Kali ini adalah salah satu jajanan terpopuler di Korea, bahkan hingga ke Indonesia. Tteokbokki merupakan kue beras yang dibentuk mirip seperti pasta yang dicampur dengan eomuk dan berbagai macam sayuran seperti bawang bombay, kol, dan wortel serta pasta cabai, disajikan dengan kuah kaldu panas. Saat ini, Tteokbokki memiliki banyak varian rasa lain seperti kari, keju dan saus kedelai hitam.

 

 

 

 

 

 

h. Gyeranppang
Gyeran berarti telur, sementara Ppang berarti roti, jadi Gyeranppang adalah roti yang berisi telur. Ya, jajanan kaki lima yang satu ini memang unik- berupa roti gurih berbentuk oval yang berisi telur utuh rebus ditengahnya. Hm, gurihnya…

i. Gun Goguma
Gun Goguma, atau dalam bahasa Indonesianya ubi rebus atau ubi panggang adalah jajanan favorit yang banyak dijual di pusat-pusat keramaian dan sekolah-sekolah di Korea. Bentuknya memang biasa, namun rasanya luar biasa- apalagi jika dinikmati saat salju turun. Epic!
Demikian ulasan saya kali ini, bicara tentang Korea Selatan terutama saat musim dingin memang tidak ada habisnya. Kapan lagi anda bisa menikmati pemandangan alam yang eksotis dalam balutan salju yang romantis.
Kutunggu kau di Korea, Kamsahamnida..!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bitnami